Langsung ke konten utama

Memperingati Isro' Mi'raj Nabi Muhammad SAW

28 Februari 2022

Assalamu'alaikum wr.wb.
Bulan Rajab telah datang, tentu saja banyak keutamaan pada bulan ini. Salah satunya yaitu peristiwa Isra' Mi'raj Nabi Muhammad pada tanggal 27 Rajab. Di Indonesia memperingati Isra' Mi'raj sudah menjadi kebiasaan. Dalam bahasa jawa banyak yang menyebut "rejepan" , biasanya masyarakat mengadakan sholawatan, pengajian, bahkan makan nasi bersama. 
Pada kesempatan ini, anak-anak yang menuntut ilmu di rumah saya juga memperingati Isro' Mi'roj. Mereka anak-anak yang sangat pandai dan bersemangat dalam menuntut ilmu. Diantaranya ada kakak adik yang masih balita Nara(4) dan Kala(2). Lalu ada juga kakak-kakak yang ganteng yaitu Rio, Arjuna, Azzam, Bintang,Gibran dan Zafran. Mereka yang ngaji ditempat saya merupakan anak-anak dari berbagai usia.
Seperti biasa hari ini  ba'da maghrib anak-anak mulai berkumpul untuk memeriahkan acara . Acara dimulai dengan doa bersama , lalu sorogan membaca Al-Qur'an surat Isro' ayat 1 dan menerjemahkan artinya bersama. 
Berikutnya saya mulai bercerita tentang peristiwa yang terjadi pada waktu Isro' Mi'roj. Anak-anak sangat antusias, sesekali mereka menjawab pertanyaan yang saya ajukan. Tidak lupa saya menyampaikan kepada anak-anak apa saja hikmah yang dapat diambil dari memperingati Isro' Mi'roj. Acara ditutup dengan doa bersama lalu makan.
Alhamdulillah Allah SWT masih memberikan nikmatnya kepada kami hari ini, sehingga kami dapat berkumpul dan memperingati Isro' Miroj bersama-sama. Semoga tahun depan Allah masih izinkan kita semua untuk memperingati Isro' Mi'roj bersama lagi.
Amiin
Wassalamu'alaikum wr.wb.

Perum Tirto Penataran Asri, Penataran
Kec. Nglegok Kab. Blitar Jatim




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pembawa Acara Kajian

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Bismillahirrohmanirrohim, alhamdulillahirobbilalamin.Robbissrohli shodri wayassirli amri wahlulu uqdatam millisani yafqohu qouli.  Selamat sore Bapak, Ibu warga perumahan Tirto Penataran Asri  yang saya hormati. Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT atas rahmat dan karunia-Nya sehingga kita dapat berkumpul bersama dalam rangka Siraman rohani dan buka bersama.  Tidak lupa sholawat dan salam kita haturkan kepada junjungan kita nabi Agung Muhammad Saw.yang kita harapkan syafaatnya di yaumul qiyamah kelak. Amiin  Pada sore yang berbahagia ini, izinkan saya menyampaikan penghormatan dan ucapan terima kasih kepada: Yang Terhormat Bapak alim Ulama'  Yang saya hormati Para Tokoh Masyarakat dan Tokoh Pemuda Serta seluruh warga muslim/muslimah  perumahan Tirto Penataran Asri yang berkenan hadir Saya, Rino Wiraguna Rahman, akan memandu jalannya acara malam ini. Izinkan saya menyampaikan susunan acara malam tirakat...

Roti Bakar Mas Farel

Beberapa hari ini saya penasaran dengan gerobak roti bakar yang baru buka diperempatan desa sebelah. Sebagai pecinta kuliner dan jajanan saya sempatkan diri untuk mampir dan membelinya.  Ketika motor berhenti, saya disambut seorang wanita yang saya kira adalah penjual.  Wanita tersebut bertanya, "Mbak ngersakne ingkang varian nopo?"  Sejenak saya memperhatikan menu-menu roti bakar, lalu kembali bertanya "menawi original isine nopo nggih Bu?" "Ingkang original susu mbak".  Ketika hendak bertanya lagi wanita tersebut berjalan ke belakang dan memanggil seseorang. Ternyata ibu tersebut memanggil anaknya yang masih remaja untuk melayani pembeli.  Dalam hati saya kaget, kok anak kecil disuruh melayani pelanggan.  Saya masih tidak percaya kalau yang melayani saya adalah seorang anak remaja. Akhirnya saya putuskan untuk mencari jawaban dari rasa penasaran saya.  "Mas, yang jualan sampean?"  "Iya Mbak, saya yang jualan"  "Saya kira ibunya s...

Stay Here

Pertemuan adalah gerbang menuju perpisahan. (Wira Nagara) Sepi, detik pada jam dindingpun seakan mengerti bahwa hidup ini akan terus melaju bahkan tanpa bertanya kabar kita pada hari ini. Aku mulai menyadari bahwa hidup akan terus berjalan, bertemu dengan pengalaman baru, tempat baru dan orang-orang baru.  Aku siap menghadapi itu semua, tetapi terkadang aku rindu pada beberapa orang yang dulu pernah sangat dekat bahkan sudah kuanggap sebagai saudaraku.  Sekarang  satu persatu dari mereka pergi, ada yang diluar kota, merantau ke pulau lain bahkan ada yang beda negara. Aku bahagia karena akhirnya mereka meraih apa yang mereka cita-citakan, tapi aku juga sedih mengingat bahwa mereka tidak akan bersamaku, mereka telah pergi terpisah jarak yang cukup jauh denganku. Kadang aku berfikir, tidak apa mereka disana, yang terpenting kabar mereka baik-baik saja. Aku teringat sebuah buku "Destilasi Alkena" karya Wira Nagara ,yang salah satu kalimatnya mengena di hati  "Setabah apa...